Indonesia-Jerman Tingkatkan Hubungan Bilateral dalam Kerja Sama Kebudayaan

Pada 14 Maret 2024, Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Federal Jerman menandatangani Pernyataan Kehendak Bersama (Joint Declaration of intent) tentang operasional institut budaya resmi Jerman, Goethe-Institut, di Indonesia.

Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral di bidang kerja sama kebudayaan dan mempromosikan hubungan antar masyarakat antara kedua negara.

Pernyataan Kehendak Bersama ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI Siti Nugraha Mauludiah dan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ina Lepel.

Direktur Regional Goethe-Institut untuk Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru Dr Stefan Dreyer serta sejumlah perwakilan dari berbagai kementerian Republik Indonesia menyaksikan penandatanganan Pernyataan Lehendak Bersama ini di Goethe-Institut Jakarta.

Tujuan Pernyataan Kehendak Bersama ini adalah untuk merinci aspek-aspek kerja sama tertentu antara kedua negara seperti yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kerja Sama Kebudayaan, yang ditandatangani di Jakarta pada 28 September 1988, terkait operasional Goethe-Institut di Indonesia sebagai lembaga pelaksana kerja sama kebudayaan bilateral antara Indonesia dan Jerman.

Siti Nugraha Mauludiah menyatakan, bahwa penandatanganan Pernyataan Kehendak Bersama ini merupakan tonggak penting dalam hubungan kebudayaan di antara Indonesia dan Jerman, dan sekaligus menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk memperdalam pertukaran dan kerja sama kebudayaan, sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama Kebudayaan tahun 1988.

Masih Hangat