Harapan Ketua Komisi-IV dalam Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Sulteng 2022

PALU – Ketua Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng Dr. Ir. Alimudin Pa’ada menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Sulteng Tahun 2022, di Swiss Bell Hotel Palu, Selasa (09/08/2022).

Kegiatan itu mengusung tema “anak terlindungi indonesia maju” yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Kegiatan ini Juga Dihadiri Oleh Asisten-III Bidang Administrasi Umum, Hukum, dan Organisasi Setda Pemprov Sulteng Bapak Mulyono, Selaku Yang Mewakili Gubernur Provinsi Sulteng, Polda Sulteng Diwakili Kabiddokkes Polda Sulteng dr. H. Budi Prasetyo.

Juga Danrem 132/Tadulako Diwakili Pasiter Korem Mayor Inf.Djoko, Danlanal Palu Diwakili Kapten Laut (P) Heri Suharno, Bupati Sigi Diwakili Sekda Kabupaten Sigi, Bupati Parigi Moutong Diwakili Sekda Kabupaten Parigi Moutong, Kejati Sulteng, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulteng,dan Para Tamu Undangan Lainnya.

Dalam Kesempatan ini, Gubernur Provinsi Sulteng Menyampaikan Dalam Sambutannya Yang Disampaikan Oleh Asisten-III Bidang Administrasi Umum, Hukum, dan Organisasi Setda Pemprov Sulteng Bapak Mulyono, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Sulteng Tahun 2022.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk menunjukkan bahwa anak-anak Sulteng tetap terlindungi, terpenuhi hak-haknya, bergembira, tumbuh sebagai manusia yang berjiwa merdeka, dan menjadi bagian dari kemajuan daerah dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng Dr.Ir.Alimudin Pa’ada, menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Sulteng Tahun 2022.

“Karena dimana kegiatan ini merupakan kesempatan atau momentum bagi anak-anak generasi bangsa ini untuk berkreasi dan lebih percayadiri dalam melakukan hal-hal yang lebih baik,” terangnya.

Dikesempatan itu, Alimudin Pa’ada juga menyinggung terkait pelibatan anak-anak dalam pelaksanaan kegiatan ini, dimana hanya melibatkan anak yang memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni dalam pelaksanaan kegiatan itu.

BACA JUGA  DPRD Sulteng Tetapkan Rancangan KUA PPAS 2022

Ia pun menyarankan kepada dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulteng agar kiranya juga melibatkan anak-anak yang tidak memiliki latar pendidikan yang kurang mumpuni.

“Karena mereka juga merupakan bagian dari bangsa dan negara, dan juga merupakan generasi bangsa dan negara, serta menghindari atau mencegah timbul adanya kesan perbedaan antara anak yang berlatar berpendidikan dengan anak yang tidak memiliki latar pendidikan yang mumpuni,” tegasnya.

Komentar