oleh

Wabup Sigi Desak Penetapan Batas Zona Merah di Sulteng

JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Paulina, hadiri pertemuan di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Senin (4/2/2019).

Wabup Sigi Paulina, dikesempatan ini mendesak dan meminta agar penempatan patok/batas wilaya zona merah di Sulawesi Tengah (Sulteng) diperjelas.

“Ini agar masyakarat memperoleh kejelasan untuk membangun kembali di lokasi yang sama atau harus direlokasi, selain itu Pemda dapat segera menyelesaikan data relokasi/rekonstruksi,” jelas Wabup.

Desakan Paulina pun direspon oleh Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo. Doni meminta dan mengarahkan BMKG untuk segera menyelesaikan penempatan patok/batas tersebut dalam waktu dekat.

Dipertemuan tersebut juga yang menjadi salah satu pokok bahasan adalah tindak lanjut arahan Wapres JK saat berkunjung ke Palu (31/1/2019) terkait pemberian dana santunan bagi ahli waris korban meninggal pada bencana 28 September 2018 lalu.

Hasil rapat yaitu data ahli waris korban meninggal agar di SK kan oleh Kepala Daerah dan segera direalisasikan sesuai arahan Wakil Presiden.

Kabupaten Sigi sendiri akan bekerjasama dengan pihak BNI untuk teknis penyaluran melalui rekening nantinya.

Pertemuan ini dihadiri Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, BMKG, unsur TNI dan Polri, Perbankan, NGO serta pejabat daerah Sulawesi Tengah di antaranya Gubernur Sulteng, Kajati Sulteng, Walikota Palu, Wakil Bupati Donggala, Wakil Bupati Parigi Moutong. (Ardi/Humas)

loading...

Komentar