oleh

Wabup Sigi Beri Penjelasan Atas Dua Raperda yang Diajukan

Bagikan Artikel Ini

SIGI – Wakil Bupati (Wabup) Sigi Paulina, memberi penjelasan atas diajukannya dua buan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) oleh Pemda Sigi, dalam rapat paripurna yang dipimpin wakil ketua DPRD Sigi Moh Umar di ruang paripurna Senin (25/02).

Adapun dua Raperda itu adalah, Raperda tentang rencana pembangunan industri Kabupaten Sigi tahun 2019-2039 dan Raperda perubahan atas peraturan daerah nomor 9 tahun 2012 tentang retribusi tempat dan olahraga.

Soal Rapereda industry Paulina menjelaskan bahwa, Raperda ini penting diajukan untuk percepatan pertumbuhan sektor industry, dimana sektor industri menjadi motor penggerak perekonomian suatu daerah.

“Oleh karena itu, sebagai upaya pembangunan pengembangan sector industri Kabupaten Sigi, maka perlu disusun dokumen rencana pembangunan industry Kabupaten Sigi tahun 2019-2039, yang mengarah pada strategi perencanaan pembangunan khususnya pada sektor industri,”jelasnya.

Lanjutnya, pembanguna  sektor industry di Kabupaten Sigi mengacu pada visi pembangunan industri Nasional, sebagai mana tertuang dalam rencana pembangunan industri Nasional tahun 2015-2035, yaitu, Indonesia menjadi Negara industri tangguh dan melaksanakan misi Pemerintah Kabupaten Sigi peningkatan ekonomi berbasis kerakyatan .

“Dengan diajukannya Raperda ini diharapkan, menjadi pedoman yang memberikan arah landasan dan kepastian hukum dalam bidang industri khususnya di Kabupaten Sigi” Harap Wabup Paulina.

Sementara soal Ranperda, soal perubahan atas peraturan daerah nomor 9 tahun 2012 tentang retribusi tempat dan olah raga, Paulina menjelaskan Bahwa, pengajuan ini didasarkan adanya perubahan tarif pengunjung dan penambahan objek tempat rekreasi dan olahraga

Selanjutnya, perubahan tarif diusulkan karena tarif dalam peraturan daerah no 9 tahun 2012 tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga dinilai sudah tidak relefan dengan kondisi saaat ini.

“Sehingga pemerintah daerah mempertimbangkan untuk merefisi tarif, pasalnya beberapa tarif  masuk pengunjung dinilai terlalu rendah, dan justru tidak mendukung penegmbangan wahana wisata yang ada,” jelas Wabup Sigi. (Awal)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 20
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru