oleh

Terlibat Penipuan dan Penggelapan, Eks Caleg PDI-P Divonis 1,5 Tahun Penjara

Bagikan Artikel Ini

PALU – Bekas Calon Legislatif   DPRD Sulteng dari PDI-Perjuangan, Jein Meiske Palungkun divonis 1,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palu, Rabu (15/05).

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya selama 2,5 tahun penjara.

Jein sendiri merupakan terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap korban Helen Saputra senilai Rp84,552 juta.

“Terdakwa terbukti terancam bersalah melanggar pidana Pasal 372 KUHP,” demikian amar putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, I Made Sukanada.

Usai pembacaan putusan, ketua mejelis hakim I Made Sukanada memberikan kesempatan selama tujuh hari kepada terdakwa dan penesehat hukumnya serta JPU untuk menyatakan sikap, apakah menerima atau akan mengajukan upaya hukum lain.

Kasus ini berawal ketika Helen Saputra (korban) bekerja sama dengan terdakwa pada bulan Juni 2017 dalam penjualan kosmetik.

Untuk menunjang kerja terdakwa, Helen membeli satu unit mobil Agya sebagai mobil operasional dengan uang muka Rp36 juta dan telah membayar angsuran selama tiga bulan. Biaya per bulannya sebesar Rp3,282 juta.

Namun di Januari 2018, Helen mulai curiga pada terdakwa atas penjualan barang miliknya yang didistribusikan ke swalayan-swalayan.

Helen lalu meminta kepada terdakwa untuk melakukan stop opname terhadap barang-barang miliknya, tapi terdakwa tidak melakukanya dengan berbagai alasan.

Helen kemudian meminta kepada terdakwa agar menarik barang di swalayan dan meminta mengembalikan mobil operasional tersebut.

Sejak itu terdakwa terkesan selalu menghindar dari Helen, hingga Helen membawa persoalan itu ke ranah hukum. (IKRAM)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 36
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru