oleh

Sudah 7.500 Debitur Bank Mandiri Terdampak Bencana Dapat Kebijakan Khusus

Bagikan Artikel Ini

PALU – Pihak Bank Mandiri mencatat sekitar 11.500 debiturnya yang terdampak bencana alam di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Tahun 2018 lalu. Dari jumlah yang ada, tercatat sekitar 7.500 debitur yang sudah mendapatkan kebijakan khusus, dengan angka Rp1,5 triliun.

Kebujakan yang dimaksud adalah menunda pembayaran pokok dan bunganya sampai tiga tahun sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kita juga ikuti ketentuan itu yang sudah dikeluarkan oleh OJK itu. Kalau kualitas kreditnya sebelum gempa lancar, kemudian karena gempa bermasalah, maka kita akan tetap catatkan mereka di kondisi kualitas kreditnya itu lancar,” terang Kepala Regional Transaction & Consumer Bank Mandiri Head Region X Sulawesi Maluku, Noviandhika Sukanto, di Palu, dua hari lalu.

Pihaknya, kata dia, juga mempunya empati terhadap kesulitan yang dihadapi debiturnya, sehingga dibuatlah kebijakan khusus terhadap mereka.

loading...

“Tapi tentunya kebijakan khusus ini harus berdasarkan kondisi dan realita sebenarnya di lapanagan. Untuk itu kita lakukan penilaian ke lokasi kerja, ke tempat usahanya, ke tempat tinggalnya. Kita lihat juga kondisi agunannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi debitur yang sudah dipastikan tidak ada lagi atau meninggal dunia, maka pihaknya tidak akan membebani debitur maupun ahli warisnya, tetapi harus menyanggupi ketentuan yang sudah ditentukan oleh OJK dan Bank Mandiri.

Lanjut dia, Bank Mandiri adalah perusahaan terbuka yang sudah go publik, yang tentunya pemilik sahamnya tidak hanya pemerintah, tetapi juga go publik. Olehnya, pihaknya akan melaporkan pada pemegang saham, sebelum kebijakan diambil.

“Artinya ada kebijakan untuk menghapus buku atau menghapus tagih, tapi disesuaikan dengan kondisi terakhir dari hasil evaluasi kita,” jelasnya. (YAMIN)

BACA JUGA  BNPB: Anak-anak Korban Gempa Jangan Diberi Susu
Loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 32
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar