oleh

Satu Tersangka Proyek Jembatan Torate Donggala Minta Penangguhan Penanahan

Bagikan Artikel Ini

PALU – Satu dari empat tersangka dugaan korupsi sejumlah proyek jembatan di Kabupaten Donggala, yakni Direktur PT Mitra Aiyangga Nusantara, Moh Masnur, mengajukan permohonan penangguhan/pengalihan penahanan kepada penyidik Kejati Sulteng, Jumat (04/10/).

Penasehat hukum, Sule Tabi, saat ditemui di Pengadilan Negeri Klas IA/PHI/Tipikor Palu, mengatakan, permohonan itu diajukan kepada penyidik melalui Kepala Seksi Penyidikan, Asisten Pidana Khusus Kejati Sulteng.

“Tadi diserahkan permohonan itu ke Pak Ricardo selaku Kepala Seksi Penyidikan,” ujarnya.

Ditanya mengenai permohonan penangguhan/pengalihan tiga tersangka lainnya, Sule mengaku belum ada.

Sule sendiri merupakan salah satu penasehat hukum untuk empat tersangka tersebut. Namun penunjukannya untuk mendampingi keempat tersangka tersebut hanya sampai di tahap penyidikan, tidak untuk tahap selanjutnya (penuntutan).

“Permohonan penangguhan/pengalihan yang diajukan hanya untuk klien saya, karena ia (Moh Masnur) telah resmi menunjuk saya mendampinginya hingga proses penuntutan,” jelasnya.

Pada permohonan tersebut, lanjut Sule, jaminannya adakah keluarga tersangja. Namun jika harus ada penjamin tambahan, baik orang maupun benda, pihaknya siap.

“Saya siap jika harus menjadi jaminan, demikian juga jika harus ada jaminan titipan uang,” tutupnya.

Moh Masnur sendiri merupakan salah seorang tersangka kasus dugaan korupsi pekerjaan penggantian Jembatan Torate Cs tahun 2018 dengan alokasi anggaran sebesar Rp14,9 miliar yang melekat di Kementerian PUPR Ditjen Bina Marga, BPJN XIV Palu Satker Dinas Kimpraswil Provinsi Sulteng.

Ia bersama tiga tersangka lainnya, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu Satuan Kerja (Satker) Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Provinsi Sulteng, Alirman M Nubi dan Konsultan Pengawas, Ngo Joni beserta Kuasa Direktur Mitra Iayangga Nusantara, Serly Assa ditahan penyidik Kejati pada Kamis (3/10) sekira pukul 17.00 Wita. (MAL)

BACA JUGA  Tersangka Proyek Jembatan Torate Donggala Dijebloskan ke Bui
Loading...
loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 53
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru