oleh

Ribuan Tabung LPG Ilegal Diamankan Polda Sulteng

Bagikan Artikel Ini

PALU – Sebanyak 3.547 tabung gas LPG 3 Kilogram warna melon diamankan Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa (14/5/2019). Ribuan tabung gas kosong yang diamankan tersebut tidak sesuai dengan standar (SNI).

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, S.I.K dalam keterangannya Kamis (16/5/2019) mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP- A / 142 / V / 2019 / SULTENG / SPKT, Tanggal 14 Mei 2019 dan Surat Perintah Penyidikan No : Sp. Sidik /45/ V / 2019 / Ditreskrimsus, Tanggal 14 Mei 2019.

Kronologis penangkapan kata Kabid Humas, berawal dari adanya pasar murah yang dilaksanakan oleh Disperindag Kota Palu, Pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2019, sekira Pukul 12.30 Wita. Saat itu, petugas Kepolisian Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sulteng mendapatkan informasi dari Sales LPG Pertamina Palu, bahwa telah ditemukan beredarnya tabung Gas LPG 3 Kg Warna Melon yang tidak sesuai dengan standar (SNI).

“Mendapat informasi tersebut, sekira Pukul 13.00 Wita petugas langsung melakukan pengecekan di TKP, yakni tempat usaha IM alias IB di Jalan RE. Martadinata Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Hasilnya ditemukan sebanyak 3.547 Tabung Gas LPG 3 Kg warna Melon dalam keadaan Kosong,” terang Didik.

Selanjutnya petugas melakukan interogasi awal terhadap pemilik Tabung Gas tersebut dan mendokumentasikan segala kegiatan serta mengamankan barang bukti di Polda Sulteng untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hasil penyelidikan Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sulteng terhadap IM alias IB, bahwa yang bersangkutan mendapatkan Tabung Gas LPG 3 Kg warna Melon dalam keadaan Kosong tersebut dari RI yang beralamatkan di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

“Dari pengakuan IM, ia membeli tabung gas kosong tersebur seharga Rp128 ribu per tabung dan dijual kembali dengan harga Rp130 ribu kepada masyarakat, pangkalan, agen dan SPBE,” terangnya.

BACA JUGA  Perindag Temukan Penimbunan 3200 Tabung LPG 3 Kg Tanpa Izin di Palu

IM alias IB sebagai pemilik tabung gas tersebut ternyata tidak memiliki legalitas atau izin usaha Perdagangan dan juga tidak memiliki kerja sama (MOU) dengan pihak Pertamina untuk mengedarkan Tabung Gas LPG 3 Kg warna Melon dalam keadaan kosong tersebut. “Usahanya ini sudah berlangsung kurang lebih selama 1 (satu) tahun,” imbuh Kabid Humas.

Saat ini, ribuan tabung gas kosong tersebut diamankan sebagai barang bukti di Mapolda Sulteng.

Terhadap IM alias IB, akan disangkakan dengan Pasal 62 UU Nomor 20 Tahun 2014 Tentang Standarisasi dan Kesesuaian: Setiap orang yang memalsukan SNI atau membuat SNI palsu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun atau pidana denda paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah).”

Selain itu juga akan disangkakan dengan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan d UU Nomor 08 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen: Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9 Pasal 10, Pasal 13 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e, ayat (2), dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah). [jurnalsulawesi]

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 94
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru