oleh

Realisasi Dana Stimulan di Sigi Rp57,55 Miliar, Sebagian Pokmas Belum Mau Terima

Bagikan Artikel Ini

SIGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar rapat koordinasi dalam rangka percepatan tindak lanjut penanggulangan bencana, di aula Kantor Bupati Sigi, Desa Kotapulu Kecamatan Dolo, belum lama ini.

Salah satu agenda pertemuan itu adalah terkait percepatan realisasi dana stimulan dan pembangunan hunian tetap (huntap).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi, Asrul Repadjori memaparkan, total dana stimulan untuk Kabupaten Sigi sebesar Rp80,1 miliar untuk 1602 Kepala Keluarga (KK) dalam 160 kelompok masyarakat (pokmas). Dari total dana tersebut, yang sudah terealisasi baru sebesar Rp57,55 miliar kepada 1151 KK dalam 82 pokmas.

“Selebihnya, ada anggota pokmas yang belum bersedia menandatangani penerimaan dana stimulan tersebut. Terget kita, penyaluran dana stimulan ini sudah sesuai dengan harapan, walaupun masih ada yang belum ingin menerima, tetapi kita berupaya dana tersebut dapat tersalurkan seluruhnya,” kata Asrul.

Terkait dengan anggota pokmas yang belum bersedia menandatangani kontrak, Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta menyampaikan kepada BPBD agar mengoordinasikan kondisi tersebut ke BNPB, dan segera mencari solusi agar tidak menghambat kelompok penerima yang lain.

“Aparat pemerintah dari tingkat kabupaten sampai desa agar dapat memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat terkait prosedur penanggulangan bencana, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang salah,” harapnya.

Terkait pembangunan huntap, Bupati berharap agar BPBD dan dinas terkait lainnya menyiapkan data-data yang diperlukan secara lengkap sebagai dasar untuk menghuni huntap.

Rapat yang dipimpin Bupati itu dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sigi Moh Basir Lainga, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Andi Wulur, perwakilan OPD terkait, Camat Sigi Biromaru, Kepala Desa Mpanau, Pombewe, Jono Oge, Oloboju, Lolu dan Sidera serta para koordinator fasilitator Pokmas.

BACA JUGA  Usulan Raperda Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan Bumdes Disetujui

Usai pertemuan tersebut, Bupati Sigi Moh Irwan menerima perwakilan dari Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) untuk mendengarkan pemaparan hasil penelitian terkait peta zonasi rawan bencana di wilayah Kabupaten Sigi.

Hasil penelitian JICA yang berpedoman pada peta zonasi yang dikeluarkan pemerintah pusat itu akan menjadi pengetahuan bagi masyarakat dan Pemkab Sigi. (HDY)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 34
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru