oleh

PMII Kota Palu Siap Sukseskan Pemilu Serentak 2019

Bagikan Artikel Ini

PALU – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesai (PMII) Cabang kota Palu Sulawesi Tengah kembali Mengadakan Aksi di depan Gedung babusalam.Rabu (13/03/2019).

Mengingat tinggal menghitung hari, seluruh warga indonesia akan memasuki momentum pesta demokrasi Serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Yang mana merupakan implementasi dari pada kedaulatan rakyat. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa pada 17 April tersebut akan dilakukan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota legislatif baik ditingkat pusat maupun ditingkat daerah.

Menghadapi momentum tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang kota Palu menggelar aksi damai yang dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Didit Ardian. Massa aksi berasal dari PMII Komisariat UNTAD dan IAIN dengan jumlah sekitar 150 orang.

Didit mengataktan “Aksi itu mengangkat Isu “Mendorong terciptanya pemilu damai dan membangun partisipasi masyarakat dalam pemilu. Dengan tujuan untuk mengajak seluruh masyarakat indonesia khususnya masyarakat kota palu untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terprovokasi dengan isu SARA dan berita-berita HOAX yang dapat menciptakan disintegrasi bangsa agar tercipta pemilu yang aman damai dan tidak mudah tergiring opini publik dalam menentukan pilihan politiknya”. Ucapnya

Lanjut didit “Masyarakat harus tetap independen dan memutuskan dengan hati nurani demi masa depan Indonesia lebih baik, dan jangan mau diiming–imingi uang, jangan kita terpengaruh rayuan materi dalam menggunakan suara kita, karena suara kita menentukan masa depan bangsa dan negara ini 5 tahun kedepan. guna menghasilkan pemimpin-pemimpin yang matang secara kapasitas maupun integritas sehingga bangsa Indonesia semakin baik kedepannya”. Jelasnya

Taslim salah satu orator menyampaikan orasinya, bahwa menurut data yang di ungkapkan oleh komisi pemilihan umum (KPU) sulawesi tengah bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu cenderung menurun setiap tahunnya. pemilu pertama kali di lakukan pada tahun 2004 silam, semenjak 2004 tersebut tingkat partisispasi masyarakat dalam pemilu terus menurun sampai dengan pemilu terakhir pada tahun 2014.

BACA JUGA  Mantan Kadis Peternakan Poso Divonis 3 Tahun Penjara

Dengan itu taslim juga menegaskan ” bahwa melihat fenomena tersebut, Maka Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang kota palu mengajak kerjasama semua pihak Demi mensukseskan Pemilu 2019 mendatang sehingga berjalan dengan baik, tertib dan damai serta yang paling penting masyarakat jangan ada yang golput, ataupun tidak menggunakan hak suaranya dengan baik, karena suara kita menentukan masa depan Indonesia 5 tahun ke depan, untuk itu Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat berperan aktif demi terciptanya pemilu damai”. Tutupnya

Aksi itu berakhir dengan aman dan damai sampai sore hari. (YP)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru