oleh

Perindag Temukan Penimbunan 3200 Tabung LPG 3 Kg Tanpa Izin di Palu

Bagikan Artikel Ini

PALU – Kepala dinas Perindustri dan perdagangan (perindag) Kota palu, Syamsul Syaifuddin mengakui telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan kepolisian daerah Kota palu dalam menangani kasus penimbunan Tabung Gas LPG 3 Kg dikota Palu, saat ini Pihak terkait sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait penyimpanan Tabung Gas dengan Jumlah besar tanpa Ijin yang dilakukan salah seorang warga Kota Palu.

Ditemui dikantornya, Syamsul Syaifuddin menjelaskan terkait Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg bersubsidi di Kota Palu membuat pihaknya bekerja ekstra untuk mengungkap penyebab kelangkaan Gas melon tersebut,operasi Pasar yang dilakukan bersama pihak Pertamina seakan tidak berdampak terhadap pengendalian kelangkaan Gas LPG khususnya dibulan Puasa ini.

“Kami berupaya menelusuri isu kelangkaan Gas LPG 2 Kg tersebut, karena pihak pertamina menjamin Stok Aman dan tersuplay dengan benar, pasti ada yang coba bermain di persoalan kelangkaan Gas ini “ Ujar mantan Kepala Balitbangda Kota Palu ini kepada Portalsulawesi.

Upaya Dinas Perindag Kota palu pun berbuah hasil, pihaknya dibantu Pertamina dan Kepolisian daerah Kota palu menemukan sedikitnya 3200 Tabung Gas LPG 2 Kg yang disimpan Warga tanpa memiliki Ijin, tabung – tabung tersebut disimpan disalah satu Gudang dikelurahan Tondo Kota Palu.

Mirisnya,Lokasi Gudang penyimpanan Tabung Gas LPG tak berijin edar tersebut terletak tidak jauh dari kantor Polisi Sektor Palu timur, pemilik tabung tersebut bernama Ibrahim.

Penggerebekan Lokasi Penyimpanan tabung LPG 3 Kg tak berijin tersebut terjadi pada hari sabtu ( 11/05/2019),pihak dinas perindag Kota palu menggandeng Pihak Pertamina Palu dan Polda Sulteng menemukan 3200 tabung LPG 3 Kg dalam keadaan Kosong.

BACA JUGA  Rupiah Makin Perkasa

“selain dalam Gudang,ada juga dalam dua Kontainer berisi tabung LPG 3 Kg yang Kosong,tabung tersebut tertera produksi tahun 2012 ,dan dicurigai di Cat Ulang dan dimodifikasi ,terkait modus operandinya maen Gas Elpiji di kota palu lagi diselidiki Polisi “ jelas Syamsul.

Dinas Perindag Kota Palu berencana akan menemui pihak Pertamina untuk bersama sama mencarikan solusi akan kelangkaan gas dikota Palu,keluhan masyarakat yang disuarakan baik lewat media sosial maupun langsung dipandang perlu segera direspon,apalagi menjelang lebaran yang tinggal menghitung hari.

“saya akan menghadap pihak pertamina mencarikan Solusi agar tidak lagi terjadi kelangkaan Gas Elpiji bersubsidi,bayangkan harga sudah mencapai 30-45 ribu rupiah pertabung,ini harus dicarikan solusinya “ katanya.

Terkait penemuan gudang penyimpanan Tabung Gas LPG 3 Kg di Tondo,syamsul mengatakan berkat informasi yang diberikan masyarakat yang juga mencoba menelusuri penyebab kelangkaan Gas melon tersebut.

“informasi dari masyarakat,yang jelas ada sekitar 3200 tabung ditemukan disana,sudah ditangani Pihak Polda itu “ Jelasnya.

belum ada keterangan resmi dari Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi tengah terkait hal ini,informasi yang dihimpun portalsulawesi,pihak Polda Akan menggelar Konfrensi Pers terkait Hal ini pada Minggu ini.

“Mungkin hari Kamis (16/05) akan digelar konfrensi pers terkait hal itu ” kata sumber terpercaya yang minta namanya dirahasiakan.***

Sumber: portalsulawesi

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 94
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru