oleh

Penghuni Huntara di Petobo Ditemukan Tewas Gantung Diri

Bagikan Artikel Ini

PALU – Seorang warga yang menghuni hunian sementara (huntara) di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, ditemukan tewas gantung diri dei sebuah ruangan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2, Selasa (26/03) pagi.

Kapolsek Palu Selatan, AKP Awaluddin Rahman yang dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian itu.

Kapolsek mengatakan, korban yang ditemukan meninggal dunia itu bernama Arman Setiawan (24), warga Jalan Suharto yang bermukim di huntara Petobo.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, sejak Senin siang, korban memang sudah tidak ada di huntara.

Oleh karena itu, pihak keluarganya melakukan pencarian hingga Senin malam, tetapi korban tidak berhasil ditemukan.

“Kemudian pada Selasa pagi tadi sekira pukul 09.30 Wita seorang saksi bernama Dian Angreini yang bekerja sebagai guru SLB saat akan masuk ruangan kelas bersama siswa untuk melaksanakan proses belajar mengajar mendapatkan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia tergantung dengan kabel listrik di plafon ruangan kelas,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat itu ruang kelas dalam keadaan terkunci, sehingga korban diduga masuk lewat plafon kamar mandi di belakang ruangan.

“Korban diduga mengalami depresi karena neneknya meninggal dunia saat likuifaksi dan belum ditemukan jenazahnya,” katanya.

Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.

Sementara Kapolres Palu, AKBP Mujianto, mengatakan, saat ini pihaknya belum mengetahui  secara pasti, apa penyebabnya korban nekat mngakhiri hidupnya dengan cara tersebut. Untuk sementara, pihaknya menduga bahwa korban sedang mengalami depresi.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palu untuk tidak menyelesaikan masalahnya seorang diri.

“Carilah solusi dalam setiap masalah dengan para tokoh agama. Hal itu akan membuat jalan berfikir kita semakin tenang,” tutup Kapolres. (FLDI/SULTENGTERKINI)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 40
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru