oleh

Pengedar Tabung Elpiji tak Sesuai SNI di Palu Ditahan

Bagikan Artikel Ini

PALU – Empat tersangka kasus peredaran 3.547 tabung gas Elpiji 3 Kilogram tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, baru-baru ini. Penahanan tersebut dilakukan usai pelimpahan berkas tahap II tersangka dan barang bukti.

Empat tersangka tersebut yakni Riady (37), Ibrahim Muslimin (40), Edwiro Purwadi (67) dan Yanto Cahya Subuh (46).

Riadi sendiri merupakan pengusaha di Surabaya, Ibrahim Muslimin distributor tabung LPG di Palu. Sedangkan Ir. Edwiro Purwadi merupakan Direktur PT. Maju Tehnik Utama (MTU) dan Yanto Cahya Subuh selaku Sales Marketing PT. MTU.

Namun, saat dilakukan penahanan, dua di antaranya mengaku sakit, yakni Yanto Cahya Subuh dan Ir. Edwiro Purwadi.

Sementara dua lainnya, Ibrahim Muslimin dan Riadi langsung ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II Maesa Palu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lucas J Kubela, Kamis (03/10), mengatakan, keduanya mengalami sakit jantung sehingga terpaksa dibawa ke rumah sakit guna menjalani perawatan medis.

“Keduanya sekarang berada di rumah sakit Undata,” katanya.

loading...

Ia mengatakan, adapun barang bukti yang turut dilimpahkan bersama tersangka adalah 3.547 tabung gas.

Atas perbuatannya, para tersangka didakwa Pasal 66 UU No 20 tahun 2014 tentang SNI Pasal 62 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, membenarkan bahwa penyidik telah melakukan tahap II berkas perkara dan tersangka ke kejaksaan.

Diketahui, barang bukti tabung gas melon ukuran 3 kilogram sebanyak 3.547 tabung itu diamankan petugas kepolisian Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sulteng saat kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Disperindag Kota Palu, beberapa waktu lalu.

Di pasar murah itu, pihak Sales Pertamina menemukan adanya tabung gas yang tidak sesuai SNI, ketika ditukarkan oleh salah seorang warga di pasar murah.

Di tabung gas tersebut ditemukan kejanggalan karena yang ditukarkan tidak sama dengan tabung yang dikeluarkan Pertamina. Sales Pertamina kemudian melaporkan temuan tersebut kepada polisi. (MAL)

Loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 24
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar