oleh

Pencairan Dana Stimulan Korban Gempa Sulteng belum Jelas, Warga Diminta Bersabar

Bagikan Artikel Ini

PALU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengungkap belum adanya kepastian pencairan dana stimulan.

Kepala BPBD Sulteng, Bartholomeus Tandigala, di Palu, Selasa (26/03) mengaku belum bisa memastikan pencairan dana tersebut karena tergantung pemerintah pusat.

Kata dia, pihaknya telah melaksanakan kewajiban dengan mengirim data usulan penerima dana stimulant tersebut.

“Kami hanya mengusulkannya, data yang kami usulkan itu 4000 lebih rumah rusak kategori berat di tahap satu. 4000 itu juga belum tentu langsung dipenuhi semua karena ada biaya administrasi,” katanya.

Kata dia, kategori rusak berat didahulukan karena saat ini banyak warga yang masih hidup di pengungsian akibat rumahnya tidak layak huni, sementara tanah bangunannya masih layak untuk dibangun kembali.

Dia menambahkan, dari data 4000 lebih itu diperkirakan akan menyerap anggaran sekitar Rp279 miliar.

“Adapun total anggaran yang akan dikucurkan untuk perbaikan rumah rusak berat mencapai Rp2,6 triliun. Catatan kami total rumah yang akan mendapat bantuan dana stimulan akibat bencana sekitar 100 ribu lebih,” ujarnya.

Bartho memastikan, dana stimulan akan diberikan berbentuk uang melalui transfer bank. Namun dalam penggunaanya penerima akan didampingi Pokmas agar tepat sasaran sesuai peruntukan bantuan.

Mewakili pemerintah, dia meminta kepada warga untuk memaklumi keterlambatan itu karena dalam pelaksanaannya sangat berhati-hati.

“Kami akan terus berupaya agar pencairan dana stimulan bisa secepatnya. Saya juga berharap masyarakat bersabar menanti pencairan dana stimulan yang saat ini sedang berproses di pusat,” tandas Bartholomeus.

Pelu diketahui, dana stimulan yang akan diberikan untuk rumah rusak berat Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan Rp10 juta. (YMN)

BACA JUGA  Pemkot Palu Disebut Keliru Soal Data Warga di Tenda Pengungsian
loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 71
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru