oleh

Patuhi HRS, Ratusan Caleg PBB Bakal Mundur

JAKARTA – Calon Anggota Legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga aktivis Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin mengatakan sejumlah Caleg PBB yang notabene berafiliasi dengan Front Pembela Islam (FPI) sudah menyatakan siap untuk mundur.

Ini dilakukan pasca Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab mengeluarkan maklumat terkait langkah politik yang kini ditempu PBB jelang Pilpres 2019.

“Iya kita akan mengundurkan diri masal untuk itu kita perlu mekanisme yang ada. Coba nanti saya data dulu bersama kawan kawan beberapa hari ini. Kita lagi atur sehingga tidak berbenturan dengan peraturan KPU,” katanya kepada INILAHCOM, Senin (28/1/2019).

Ia menyatakan setdaknya ratusan Caleg PBB kemingkinan akan mematuhi maklumat HRS tersebut. Namun semua kembali ke pribadi masing-masing Caleg. Menurutnya, itu hak pribadi masing-masing.

“Totalnya, caleg PBB yang deklarasi PAS saja tanggal 25 Januari sudah hampir 100 orang. Kira-kira ratusan, begitu. Namun kan bisa saja ada yang takut dengan tekanan partai yang akan memberikan sangsi,” ulasnya.

Sementara, di sisi lain Komisioner KPU Ilham Saputra menyatakan pada dasarnya tidak masalah jika sejumlah Caleg PBB menyatakan untuk mundur. Ia menyatakan hal itu bukanlah sesuatu yang dilarang.

“Tidak dilarang. Tapi terkait pengunduran diri tersebut, tidak ada penggantian,” katanya seperti dilansir dari INILAHCOM, Senin (28/1/2019).

Ia menjelaskan, untuk pengunduran diri mekanismenya adalah, caleg menyurati partai, kemudian partai akan menyurati KPU. Langkah ini menurutnya bisa merugikan PBB. Namun hingga kini KPU belum menerima surat apapun dari PBB terkait Calegnya.

“Karena yang mencalonkan partai, maka partai menyurati KPU. Ya, bisa saja partainya dirugikan. Saat ini belum (surat dari PBB0,” tandasnya.

BACA JUGA  OJK: Waspada Bahaya Investasi Mas Online

Sebagaimana diberitakan, Partai Bulan Bintang (PBB) memutuskan mendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengeluarkan maklumat.

Maklumat ini ditujukan kepada pengurus dan aktivis FPI beserta sayap juang yang menjadi pengurus ataupun caleg PBB. Dalam maklumat Habib Rizieq tentang PBB, disampaikan soal perintah agar pengurus dan caleg PBB untuk mengundurkan diri massal.

Berikut ini isi maklumat lengkap Rizieq:

Sehubungan Keputusan Resmi Rakornas PBB 27 Januari 2019 untuk bergabung dengan ‘Partai-partai Pendukung Penista Agama’ dalam pemenangan Jokowi di Pilpres 2019, maka diserukan kepada segenap aktivis FPI & sayap juangnya beserta semua simpatisan FPI & seluruh umat Islam pendukung ‘Hasil Ijtima’ Ulama’ dimana pun berada, yang menjadi ‘pengurus atau caleg PBB’ untuk segera: mengundurkan diri massal dari kepengurusan maupun caleg PBB.

Selanjutnya dianjurkan untuk bergabung dengan partai Islam pendukung Ijtima’ Ulama atau membentuk partai perlawanan. Dan sejak saat diumumkan maklumat ini tidak lagi kampanye untuk caleg PBB yang manapun dan tidak juga mengkampanyekan PBB.

Diserukan juga agar suara dukungannya diarahkan dan dialirkan ke caleg partai Islam yang mendukung hasil Ijtima’ Ulama untuk pemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Pengurus & aktivis FPI beserta sayap juangnya yang tidak melaksanakan maklumat ini, maka akan diberi sanksi organisasi yang tegas.

Maklumat ini dibuat sesuai ‘Sikap Politik FPI’ yang mendukung penuh hasil Ijtima’ Ulama untuk memenangkan Prabowo-Sandi, dan hanya memilih caleg dari Partai Koalisi Umat Kebangsaan Pendukung Prabowo-Sandi. Demikian isi Maklumat ini untuk menjadi pegangan bagi semua pihak yang berkepentingan. [inilah]

loading...

Komentar