oleh

Mengenal Manfaat Metode Sunat Klem

Bagikan Artikel Ini

JAKARTA – Metode sunat atau sirkumsisi terus mengalami perkembangan. Saat ini metode sunat klem lagi tren. Metode ini menggunakan tabung plastik khusus yang memiliki ukuran sesuai Mr P laki-laki yang mau disunat, entah itu anak-anak maupun orang dewasa.

Kecanggihan alat yang digunakan dalam metode sunat klem membuat khitan kini tidak lagi terasa menyakitkan. Dalam metode ini, kulit ujung Mr P dijepit menggunakan alat sekali pakai kemudian kulit dipotong dengan pisau bedah. Metode ini tidak membutuhkan proses penjahitan pada Mr P namun klem harus tetap terpasang hingga luka mengering. Biasanya memakan waktu sekira 3-6 hari.

Proses pengerjaan metode sunat klem terbilang singkat yaitu hanya 7-10 menit membuat metode ini semakin digemari masyarakat. Menurut dr Encep Wahyu dari Rumah Sunat dr Mahdian, minat untuk melakukan sunat dengan metode klem terus meningkat. Terlebih dengan munculnya klem buatan dalam negeri yang menyesuaikan anatomi orang Indonesia sehingga memberikan kemudahan aplikasi, keamanan dan kenyamanan.

“Sunat sekarang dengan metode sunat klem sudah canggih banget. Metode ini kelebihannya pasien tidak perlu persiapan apa-apa, langsung datang dan proses pengerjaan singkat,” ujar dr Encep seperti dilansir dari Okezone.

Perawatan sehabis melakukan khitan dengan metode sunat klem juga relatif lebih mudah. Mr P boleh terkena air pada saat pembersihan atau penggantian kain kasa. Kasa wajib diganti 3 kali sehari dan gunakan antiseptik untuk mematikan kuman serta bakteri.

Di sisi lain, metode klem juga meminimalkan risiko terjadinya infeksi dan komplikasi. Hal ini dikarenakan proses pengeringan luka yang lebih singkat jika dibandingkan dengan metode klem. Pasien pun dapat langsung beraktivitas sehabis melakukan sunat dengan metode ini tanpa perlu khawatir terjadinya pendarahan.

BACA JUGA  Saat Disunat, Ujung P Bocah Ini Terpotong, Keluarga Lapor Polisi

“Metode klem ini seperti menjepit tali pusat sehingga tidak ada pembuluh darah yang loss. Jadi kalau langsung beraktivitas sehabis sunat tidak masalah, bisa langsung pakai celana juga. Tapi memang tidak disarankan jangan dulu gerak hiperaktif seperti main bola atau bersepeda,” kata dr Encep. [***]

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar