oleh

Kurir Asal Sumatra Selatan Tertangkap Bawa Sabu 1 Kg di Bandara Palu

Bagikan Artikel Ini

PALU – Ditresnarkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggagalkan pengiriman narkotika jenis sabu, sekira satu kilogram (Kg), yang dibawa seorang penumpang Pesawat Lion JT 820, yang berinisial HI, pada Selasa (11/2/2020) malam.

Kurir pembawa sabu yang diketahui beralamat yang beralamat di Kecamatan Ilir Timur, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) itu terbang dari Bandara Kualanamu Medan, Sumatra Utara sempat transit di Bandara Soetta sebelum melanjutkan perjalanan tujuan Palu.

Dilansir dari Jurnalsulawesi.id, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto dalam keterannganya Rabu (12/2/2020) pagi, menyebutkan, penangkapan terhadap pembawa barang (kurir) sabu tersebut setelah sebelumnya petugas mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya seseorang yang membawa narkotika jenis sabu dengan menumpang salah satu maskapai nasional.

“Pelaku diamankan setelah sebelumnya petugas berkoordinasi dengan pihak bandara. Pelaku diamankan saat memasuki ruang kedatangan dan dilakukan penggeledahan dan di dalam tas yang dibawa telah disimpan dua plastik besar kristal putih didalam sepatu warna hitam yang diduga sabu dengan berat kurang lebih 1 Kg sabu,” terangnya.

Didik Supranoto menjelaskan, dari keterangan HI petugas mendapat informasi bahwa sabu yang dibawa pelaku merupakan pesanan yang diduga sebagai pengendali peredaran narkotika di Kota Palu, yang yang ternyata dari Rutan Maesa Palu.

“Setelah melakukan koordinasi dengan Kepala Rutan, petugas langsung melakukan penggledahan di salah satu Blok di Rutan Maesa yang dihuni YH. Petugas langsung menyita dua buah handphone yang diduga terdapat pembicaraan antara HY dan kurir HI,” kata Didik.

Saat ini pelaku diamankan di Ditresnarkoba Polda Sulteng bersama barang bukti berupa dua plastic kristal putih diduga sabu 1 Kg, uang tunai Rp650 ribu, sepasang sepatu warna hitam, satu buah ransel, satu buah tas kecil warna coklat, satu buah hand phone dan KTP atas nama HI.

BACA JUGA  Polisi Amankan Lima Warga Palu Diduga Pelaku Narkoba

Kabidhumas menyebutkan, pelaku dapat diancaman pasal 112 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal lima tahun dan maksimal hukuman penjara seumur hidup.

“Kita tidak boleh kalah dengan para pelaku penyalahgunaan narkoba di Sulteng. Karena itu, dibutuhkan dukungan dan kerjasama masyarakat untuk melindungi generasi bangsa dari bahaya narkoba,” cetusnya.

Kabidhumas juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang masih mempunyai kepedulian untuk memberikan informasi dan melapor kepada Polri tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Sulawesi Tengah.

“Polda Sulteng dan jajaran akan terus berkomitmen memberantas peredaran gelap narkoba di Sulteng dan menindak tegas para pelakunya, bila melawan tembak ditempat, tiada hari tanpa pengungkapan kasus narkoba itu prinsip kami,” jelas Kabidhumas Polda Sulteng. [***]

Loading...
loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 297
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar