oleh

Korban Tewas Akibat Topan Hagibis di Jepang Jadi 35 Orang

Bagikan Artikel Ini

JAKARTA – Hagibis, badai ke-19 yang merobek pulau utama Jepang Honshu pada Sabtu dan Minggu pagi sudah menewaskan 35 orang, 166 terluka dan 17 lainnya dinyatakan hilang hingga Minggu sore, sebagaimana dikutip dari Kyodo News.

Kota-kota termasuk di Nagano, Niigata, Miyagi, Fukushima, Ibaraki, Kanagawa dan prefektur Saitama – dibanjiri oleh air setelah tanggul jebol akibat curah hujan yang deras. Kerusakan bisa memburuk dalam beberapa hari kedepan, karena permukaan air mungkin naik di sepanjang sungai yang banjir.

“Saya menyampaikan belasungkawa kepada semua orang yang kehilangan nyawa dan memberikan simpati kepada mereka yang terkena dampak Topan (Hagibis),” kata Perdana Menteri Shinzo Abe pada pertemuan yang diadakan di Kantor Perdana Menteri pada hari Minggu.

Badan Meteorologi Jepang, Sabtu, 12 Oktober 2019,  telah mengeluarkan tingkat siaga tertinggi untuk 12 prefektur di Jepang, memperingatkan potensi hujan paling deras satu dekade. Namun kemudian mencabut lebih awal peringatan itu pada Minggu, 13 Oktober 2019. Pihak berwenang Minggu pagi sebelum fajar, telah mencabut peringatan hujan dan angin di  beberapa daerah termasuk Tokyo.

Loading...

Hujan deras sejak Sabtu pagi menyebabkan air sungai membanjiri tepian di bagian prefektur Fukushima dan Nagano, hingga menenggelamkan rumah dan bangunan dan lingkungan sekitar. Akibat hal ini, ada 1,6 juta orang yang diserukan untuk mengungsi akibat topan tersebut sejak Sabtu, 12 Oktober 2019.

Mengutip NHK, Pemerintah Jepang berusaha semaksimal mungkin dalam upaya evakuasi korban banjir di beberapa daerah.

Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga mengatakan, Topan Hagibis besar telah menyebabkan kerusakan hebat di Jepang Timur.  Sejumlah 27.000 pasukan militer dan sipil dikerahkan untuk operasi penyelamatan.

BACA JUGA  Topan Hagibis Berdampak pada Produksi Mobil di Jepang

Sementara itu ada sekitar 376.000 rumah tanpa aliran listrik dan 14.000 rumah tak memiliki aliran air. Sebagian layanan kereta api di daerah Tokyo telah beroperasi kembali pada Minggu pagi. Sebagian lainnya masih menjalani pemeriksaan. [***]

Loading...
loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 372
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru