oleh

Kasus Tabung Gas Palsu, Pemilik dan Penjual Jadi Tersangka

Bagikan Artikel Ini

PALU – Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Sulteng, akhirnya menetapkan dua tersangka kasus ribuan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang diduga palsu.

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, Kamis (11/70), mengatakan, dua tersangka tersebut adalah pemilik dan penjual tabung gas, masing-masing berinisial Ry dan Im.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun keduanya tidak ditahan karena pemeriksaannya belum selesai.

“Rencananya keduanya akan kembali diperiksa sebagai tersangka pada Rabu pekan depan,” ujarnya.

Keduanya disangkakan melanggar UU Nomor 20 Tahun 2004 tentang Standarisasi dan Kesesuaian serta UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Menurutnya, penetapan dua tersangka itu dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara pada 5 Juli 2019 lalu. Dalam kasus itu, penyidik telah memeriksa sebanyak 17 saksi, dua di antaranya saksi ahli dari Lembaga Perlindungan Konsumen dan Badan Standarisasi Nasional di Jakarta.

Kata dia, ribuan tabung gas itu disita karena tidak sesuai ketentuan undang-undang berdasarkan hasil cacat gores atau pengelasan, uji tarik, uji lengkung, dan ketebalan cat.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Polda Sulteng menyita sebanyak 3.547 tabung gas berukuran 3 kilogram dalam keadaan kosong.

Keberadaan tabung-tabung tersebut terungkap saat kegiatan pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, Sabtu (11/05) lalu. (FLD/Sultengterkini)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 108
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru