oleh

Jembatan di Desa Rogo Sigi Putus, Ribuan Warga Terancam Terisolir

Bagikan Artikel Ini

SIGI – Hujan dengan itensitas yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), sejak Jumat (28/6/2019) sore hingga Sabtu (29/6/2019) dini hari, membuat salah satu jembatan penghubung di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, putus.

Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan sekira 12 ribu warga di empat desa di Kecamatan Dolo Selatan, terancam terisolir. Empat desa itu yakni Desa Baluase, Bulubete, Walatana dan Desa Bangga.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Walatana, Zainul Arifin Kadjarante kepada mengatakan, selama ini akses ke empat desa yakni Baluase, Bulubete, Walatana dan Bangga hanya melalui dua jalur yakni jembatan Desa Simoro, Kecamatan Gumbasa dan Jalur Desa Rogo.

“Saat ini, jembatan Rogo sudah putus total. Sementara jembatan Simoro juga sudah mulai terkikis namun masih bisa dilewata, tapi harus berhati-hati,” kata Zainul Arifin Kadjarante, Sabtu (29/6/2019).

Dikatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Dolo Selatan, selain membuat jembatan Rogo putus, juga membuat jalan di Desa Poi dipenuhi material sehingga tidak bisa dilewati. Desa Poi adalah desa yang bersambungan dengan Desa Rogo.

“Kalau ada alat berat sebentar, sudah bisa menggeser material yang memenuhi sepanjang jalan Desa Poi, sehingga bisa dilewati ke Desa Rogo,” ujarnya.

Saat ini, satu-satunya akses jalan menuju Desa Baluase, Bulubete, Walatana dan Bangga dari arah Marawola hanya melalui Desa Ramba di bawah Desa Rogo. Namun akses itu juga tidak bisa terus menerus dilalui, karena jembatan itu juga sudah tertimbun materil dan air sudah lewat di atas jembatan, sehingga jika terjadi banjir praktis tidak bisa lagi dilewati.

BACA JUGA  Moilong Diterjang Banjir Bandang, 1 Jembatan Putus

“Sebenarnya sama dengan tidak ada lagi jembatan, karena tertimbun material dan air sudah lewat di atas jembatan,” jelasnya yang dikutip Sultengnews.com.

Hingga kini lanjutnya, baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi yang datang melihat. Setelah itu pulang dan belum diketahui penanganan lanjutannya.

Meski membuat jembatan Rogo putus dan material memenuhi jalan Desa Poi, namun tidak ada korban jiwa dan rumah warga yang rusak akibat banjir itu. Warga di empat desa yang teracam terisolir, juga masih menunggu penanganan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Sigi dan Pemerintah Provinsi Sulteng.

“Kami hanya berharap agar secepatnya dibuatkan jembatan darurat agar aktivitas warga empat desa yakni Baluase, Bulubete, Walatana dan Bangga kembali lancer,” harapnya. [***]

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 296
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru