oleh

Isu Pilkada Jangan Menutupi Isu Kebencanaan

Bagikan Artikel Ini

PALU – Yayasan Ekologi Nusantara Lestari (EKONESIA) berharap bahwa isu Pilkada yang sudah mulai marak belakangan ini tidak menutupi isu penanganan hak-hak penyintas bencana di daerah ini. Hal itu disampaikan oleh Direktur EKONESIA Azmi Sirajuddin.

“Hak-hak penyintas bencana seperti huntap dan penyaluran dana stimulan perbaikan rumah tidak boleh tertutupi oleh hiruk pikuk Pilkada yang akan berlangsung tahun ini”, Jelas Azmi. Minggu (23/02/2020)

EKONESIA banyak menerima aduan penyintas terkait penyaluran dana stimulan yang bermasalah. Misalnya, kejadian di Desa Baliase Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, di mana ada satu RT yaitu RT 12/RW 5 yang tak satupun warganya masuk ke dalam daftar penerima santunan dana stimulan.

“Menurut pengakuan Ketua RT 12 Abdul Muin, sejak bulan November 2019 warganya sudah memasukan data kerusakan rumah mereka ke Balai Desa. Namun ketika keluar pengumuman gelombang calon penerima dana stimulan tahap pertama dan kedua dari Pemkab Sigi, tak satupun warga RT 12 yang masuk namanya”, Ungkapnya

Kemudian katanya, dari hasil pendataan pihak RT 12 yang sudah dikonfirmasi ke pemerintah Desa Baliase, sekitar lebih dari 40 unit rumah di lingkungan itu mengalami dampak kerusakan akibat gempa. Baik yang ringan, sedang maupun berat.

“Hal ini telah disampaikan oleh warga RT 12 Desa Baliase kepada BPBD Sigi maupun ketika ada kunjungan Bupati Sigi Muh Irwan Lapata ke Kompleks BTN Baliase pada tanggal 27 Januari 2020,” Katanya

Warga RT 12 Desa Baliase berharap agar laporan mereka secara langsung kepada Bupati Sigi ketika itu benar-benar dapat ditindaklanjuti.

Mengingat bahwa Kota Palu dan Kabupaten Sigi sebagai wilayah terdampak bencana 28 September 2018 yang tahun ini akan memasuki mementum Pilkada, maka EKONESIA berharap isu politik Pilkada tidak mendominasi isu penanganan bencana, terutama yang terkait penyaluran hak-hak penyintas di kedua wilayah itu.

“Kami berharap Pemkot Palu dan Pemkab Sigi tidak kehilangan fokus menangani kebutuhan dan hak-hak penyintas bencana akibat mementum Pilkada tahun ini”. (Yahya Prianto)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 52
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar