oleh

GSI Tingkat Nasional, Sulteng Cukur Mutiara Hitam 2-1

Bagikan Artikel Ini

JAKARTA – Skuad Gala Siswa Indonesia (GSI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali memetik kemenangan saat melawan Skuad GSI asal Provinsi Papua Barat di tingkat nasional, dengan skor tipis 2-1.

Laga kedua itu dihelat di Lapangan Gelangang Mahasiswa Sumantri, Bojonegoro, Kamis (10/10).

Sejak awal laga, anak-anak yang mewakili Sulteng menekan lawannya. Permainan indah dari kaki ke kaki  disajikan hingga dimenit ke 15 membuahkan hasil, pemain nomor punggung 15, Ardiansyah berhasil menggetarkan jaring gawang skuad yang berjuluk mutiara hitam itu. Skor berubah 1-0.

Disisa waktu terakhir papan skor tidak berubah, hingga turun minum pasukan GSI Sulteng masih unggul.

Diparuh kedua, anak-anak Papua Barat memberikan tekanan kejantung pertanahan anak-anak Sulteng. Sayangnya, keasikan menyerang membuat lini belakang mutiara hitam menjadi rapuh.  Pemain cepat asal Sulteng, Agiel mengadu sprint dengan lawannya hingga melakukan umpan manja kepada rekannya M. Rafiq yang sudah siap di garis 16 gawang lawan dan melakukan finising dengan baik. Kiper Mutiara hitam terberdayai, sikulit bundar kembali bersarang disudut jaring gawang Mutiara hitam. Skor berubah 2-0.

Tertinggal 2-0 tidak membuat Mutiara Hitam hilang kepercayaan diri. Tidak berselang lama, Gol balasan tercipta dari hukuman finalti. Papan skor berubah 2-1.

Wasit memimpin jalannya pertandingan memberikan hadiah dua kali finalti untuk Papua Barat. Hanya saja, dikesempatan kedua pemain yang dipercayakan gagal mengeksekusinya. Hingga diwaktu normal tidak ada lagi tercipta gol.  Hasil tersebut membuat GSI Sulteng masih kokoh di juara grup F.

Laga ketiga nanti, Sulteng akan berhadapan dengan GSI Lampung  yang dijadwalkan tanggal 13 Oktober 2019.

Irwan Lahace yang menyaksikan langsung jalannya laga mengatakan, kemenangan itu sangat wajar. Bahkan Irwan menilai, seharusnya anak-anak Sulteng bisa mencetak  lima gol dalam laga itu. Namun karena pemain belakang Papua Barat cukup kokoh sehingga kemelut yang terjadi berualnag kali tidak semuanya membuahkan hasil.

“Dalan pertandingan saya melihat pemain Sulteng cukup bagus, kekompakan mereka dalam oforan bola sangat bagus, teknik penguasan bola lebih dikuasai oleh tim Sulteng. Saya sangat mengapresiasi kemenangan ini,” katanya.

Irwan juga berpesan kepada para pemain agar lebih baik lagi dalam mengontrol emosi saat bermain.

“Jika teknik permainan bola anak-anak kita cukup menguasainya, yang perlu dijaga ini adalah emosional mereka, sebab dua kali terkena finalti itu sangat merugikan tim, sehingga ini perlu di jaga. Kesehatan juga harus dijaga karena target kita masuk ke babak selanjutnya,” pesannya.

Usai memetik kemenangan, Irwan Lahace didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu. Ansyar Setiadi  memberikan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp900 ribu kepada pemain. Dana itu diserahkan dengan harapan untuk  mendorong semangat para siswa untuk bertanding di babak selanjutnya. (YAMIN)

Loading...
loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 260
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru