oleh

Gempa M 5,9 Guncang Jailolo, Terasa Hingga Manado

Bagikan Artikel Ini

PALU – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Jailolo, Maluku Utara.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut terjadi pada Selasa (12/11/2019) sekira pukul 06.41 WIB.

Titik koordinat gempa berada 1.38 Lintang Utara (LU) dan 126.96 Bujur Timur (BT). Gempa tepatnya mengguncang 66 km Barat Laut Jailolo Malut dengan kedalaman 83 Km.

“Tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG.

Dikutip dari Elshinta.com, Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Sulawesi Utara, Maximillian Tatahede mengatakan, gempa di Jailolo, Provinsi Maluku Utara, terasa hingga Kota Manado.

“Terasa memang, meski begitu hingga kini kami masih menunggu informasi apakah ada dampak kerusakan atau tidak,” sebut Tatahede di Manado, Selasa (12/11).

Jajarannya, sebut dia akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk aparat pemerintah di tingkat kelurahan untuk memastikan dampak gempa tersebut. “Apabila memang ada dampak kerusakan pasti akan ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan,” ujarnya.

Dikutip Antara, ia pun berharap, masyarakat tetap tenang dan terus waspada dengan peristiwa-peristiwa gempa seperti ini. Namun paling penting, masyarakat tidak cepat mempercayai informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sumbernya selain berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait lainnya.

Loading...

Gempa di Jailolo juga terasa di Kabupaten Minahasa, jajaran BPBD setempat masih menunggu informasi masyarakat apabila terdampak kerusakan. “Hingga kini memang belum ada informasi kerusakan, mudah-mudahan saja tidak ada. Dan kalaupun ada pasti akan kami bantu segera,” sebut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa, Alex Dotulong. [***]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA  Gempa 2,3 SR Getarkan Kasiguncu Poso

 

 

 

 

 

 

PALU – Gempa bumi tektonik dengan bermagnitudo 5,1 kembali mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara, Sabtu (09/11/2019) sekira pukul 02:57:24 WIB.

Dikutip dari Twitter @infoBMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 4.75 Lintang Utara (LU) dan 127.37 Bujur Timur (BT) atau 113 km Timur Laut MELONGUANE-SULUT, dengan kedalaman 24 Km.

BMKG menyatakan bahwa hasil pemodelan terhadap gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Sebelumnya pada hari Jumat (8/11/2019) sekira pukul 06:41 WITA, gempa besar dengan kekuatan 5,4 M juga pernah terjadi di lokasi yang sama. Tepatnya di titik 5,63 LU dan 126,37 BT pada kedalaman 84 km.

Dikutip dari Wikipedia, Melonguane adalah kecamatan yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Indonesia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pada 2016, sebanyak 86.759 jiwa warga di Melonguane berisiko tinggi terhadap bencana gempa bumi. Potensi kerugian ekonomi dan fisik masing-masing diperkirakan mencapai Rp164,53 miliar dan Rp931,23 miliar. [***]

Loading...
loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 531
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru