oleh

Gempa 6,4 SR Guncang Filipina, 2 Anak Tewas Tertimpa Tembok

Bagikan Artikel Ini

MANILA — Dua anak meninggal setelah gempa berkekuatan 6.3 skala Richter mengguncang kota Tulunan, Cotabato Utara, dan daerah-daerah sekitarnya pada hari Rabu.

Dilansir dari news.abs-cbn.com, Polisi mengatakan, bahwa salah satu dari anak-anak itu, seorang gadis berusia 7 tahun, ditabrak oleh  tembok di Tulunan saat gempa.

Sementara itu, seorang bocah lelaki berusia 5 tahun dari kota Magsaysay di Davao del Sur juga meninggal ketika benda-benda jatuh menghantamnya ketika sedang tidur, kata petugas informasi Magsaysay, Anthony Allado.

Lebih dari 25 orang juga dipastikan terluka.

Menurut direktur Phivolcs Renato Solidum, gempa itu “cukup kuat.”

loading...

Survei Geologi AS mengukur gempa di 6,7.

Gempa tektonik terjadi pada 19:37 sekitar 22 kilometer tenggara Tulunan dan memiliki kedalaman 15 km.

Menurut Phivolcs, 134 gempa susulan tercatat pada pukul 10:30 malam

Departemen Energi mengatakan, gempa tersebut mempengaruhi pembangkit listrik tenaga panas bumi Gunung Apo, yang menyebabkan pemadaman listrik di beberapa bagian Cotabato Selatan, Cotabato Utara dan seluruh kota Kidapawan.

Selain Kidapawan, Cotabato Utara, Cotabato Selatan, dan Davao del Sur, gempa juga terasa di provinsi Sarangani, Kota Davao, Kota General Santos, Sultan Kudarat, Maguindanao, dan Compostela Valley. [***]

Loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 142
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar