oleh

Enggar Direktur Akbid Cendrawasih Palu yang Baru

Bagikan Artikel Ini

PALU – Pihak Yayasan Pendidikan Cendrawasih melantik Enggar, SST, M.Keb sebagai Direktur Akademi Kebidanan (Akbid) Cendrawasih Palu yang baru periode 2019-2023.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Cendrawasih, Ketua Ikatan Bidan Indoensia (IBI) Kota Palu dan seluruh civitas akademika Akbid Cendrawasih Palu,  di Aula Kampus Akbid Cendrawasih Palu, di Jalan Cendrawasih, pekan lalu.

Enggar sendiri menggantikan pejabat sebelumnya, Hermin Lastri Gintoe berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Yayasan Pendidikan Cendrawasih Nomor: 415/YPC/08/19 tentang Pengangkatan Direktur Akademi Kebidanan Palu Sulteng Periode 2019-2023.

Ketua Yayasan, dr. Anna Veronika Poon, berharap kepada direktur yang baru untuk membuat pengembangan yang lebih baik dan besar dalam segi akademik serta dari segi disiplin pendidikan.

“Kami sangat berharap kepada direktur yang baru agar dapat memberikan pengembangan-pengembangan dengan cara memberikan inisiatif-inisiatif dan motivasi yang lebih baik kepada semua, termasuk dosen dan staf,” katanya.

loading...

Anna juga tak lupa memberikan apresiasi kepada direktur sebelumnya, Hermin Lastri Gintie karena sudah berbuat banyak, termasuk membawa Akbid Cendrawasih hingga pada akreditas B.

“Kami tahu semua itu adalah usaha yang luar biasa. Sampai-sampai dua minggu tidur di kampus bersama teman-teman yang lain untuk menyelesaikan semua itu sehingga kami bisa mendapat akreditas B,” ucapnya.

Anna meminta kepada Hermin, digantinya sebagai Direktur tidak berarti keberadaan bersama Akbid Cendrawasih juga berakhir. Dari pihak yayasan sangat berharap Hermin tetap membantu dalam proses menjalankan pendidikan akademik kebidanan.

Anna menyampaikan kepada para dosen, bahwa pihak yayasan berencana akan membuka dua program studi (prodi) baru, yakni Rekam Medic dan Teknologi Analisis Laboratorium.

“Mari ita sama-sama berdoa, semoga apa yang kita harapkan akan berjalan dengan baik. Ke depan kita bukan akademi lagi, tetapi akan menjadi politeknik umum, bukan politeknik kesehatan. Itu yang kami rencanakan, tetapi kami cuma berusaha, semua Tuhan yang akan menentukan,” tandasnya.  (YAMIN)

Loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 42
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar