oleh

Dinilai Provokatif, #TangkapAbuJanda jadi Trending Topik

Bagikan Artikel Ini

JAKARTA – Seruan untuk menangkap Permadi Arya alias Abu Janda ramai di medsos, kata kunci atau tagar #TangkapAbuJanda menjadi trending topik di twitter.

Tagar tersebut menduduki peringkat pertama terpopuler setelah Abu Janda menulis cuitan menuding Front Pembela Islam (FPI) sebagai pemicu kemarahan warga Papua.

Dalam cuitan tersebut Abu Janda juga mempertanyakan manfaat adanya FPI.

“Gara-gara FPI geruduk asrama Papua di Surabaya, sekarang warga Papua marah tidak terima sampai rusuh bakar-bakaran. Jadi pertanyaannya: APA manfaat ormas FPI sebenarnya? selain geradak geruduk warung, rumah ibadah, agama & etnis minoritas picu konflik horisontal,” tulis Abu Janda diakun twitternya @permadiaktivis, Senin (19/8).

Tidak sediki warganet menilai cuitan Abu Janda bersifat propokatif.

“Kebencianmu yang bisa sebabkan perpecahan… Fitnahmu begitu berbahaya.. Buktikan dulu bung..jgn asal buat statemn yang gk jelas.. Yen ngaji ojo kambi turu makane… #TangkapAbuJanda #TangkapPermadiArya,” kata akun @gusdimarlly.

Selain itu, ada juga menilai tuduhan terhadap FPI berawal dari sebuah pemberitaan wartawan yang telat datang ke lokasi penyergapan.

“Mhsw Papua tak sebut FPI Tokoh Papua tak sebut FPI Gub Papua tak sebut FPI Gub Jatim tak sebut FPI Kapolri tak sebut FPI Dari mana asal tuduhan FPI? Dari wartawan yg telat ke TKP lihat laskar nimbrung dibuat berita & digoreng buzer. Inilah bahaya media partisan! #TangkapAbuJanda,” ujar akun @ekowboy2.

“Siapa yg memviralkan video salib UAS yg sudah 3 tahun lalu itu? Siapa yg memprovokasi masyarakat satu org berbuat rasis digiring seolah2 segolongan ormas berbuat rasis pada saudara Papua? Gerombolan ini pak polisi! angkap! Indonesia akan tentram kembali! #TangkapAbuJanda,” tutur akun @bang_baret.

BACA JUGA  Kronologi Ditemukannya Ayah-Anak yang Tewas di Parimo
Tagar #TangkapAbuJanda jadi yang terpopuler pertama di Twitter

Diketahui, Sabtu (17/8), asrama mahasiswa Papua di Surabaya digeruduk massa. Beberapa di antara mereka terlihat membawa atribut FPI.

Penggerudukan itu didasarkan pada sebuah informasi yang belum jelas kebenarannya, yang mengatakan telah terjadi pembuangan bendera Merah Putih di asrama Papua tersebut.

Sejumlah anggota Polisi turun ke TKP dan menyergap para penghuni asrama. Puluhan mahasiswa Papua diamankan dan diintrogasi ber jam-jam. Setelah itu, mereka dibebaskan tanpa satupun dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka.

Warga Papua di Manokwari geram mendengar informasi tersebut. Mereka turun ke jalan hingga merusak sejumlah fasilitas umum. Bahkan, gedung DPRD setempat dibakar oleh warga. [akurat.co]

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 172
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru