oleh

Cepatnya Air Datang Buat Warga Bangga tak Bisa Evakuasi Barang Mereka

Bagikan Artikel Ini

SIGI – Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali diterjang banjir bandang.

Fenomena alam yang terjadi pada Minggu malam (28/4/2019), adalah yang kesekian kalinya menerjang desa itu, pasca gempa bumi pada 28 September lalu.

Pantauan media ini Senin (29/4), ratusan rumah warga tertimbun lumpur dan pasir. Material kayu yang terseret banjir terlihat berserakan di sepanjang pemukiman warga.

Salah satu korban banjir, Anis (47), mengatakan, banjir yang menerjang sekira pukul 19.00 wita itu, datang secara cepat sehingga ia dan warga lainnya tidak sempat mengevakuasi barang-barang mereka.

“Awalnya kami mendengar suara gemuruh, yang di duga itu adalah suara air, warga pun berlarian keluar rumah. Tak berselang lama air sudah mulai muncul,” tuturnya saat di temui wartawan di lokasi bencana.

Ayah dari tiga anak itu menuturkan, hanya bisa bisa menyelematkan berkas-berkas lainnya seperti ijasah anaknya, KTP dan surat-surat penting lainnya.

“Selain itu hanya bisa bawa pakaian di badan, kami dan warga lainnya sudah tidak bisa mengevakuasi barang-barang lainnya karna air dengan cepat sudah mengepung,” ungkap Anis.

Senada juga disampaikan Saiful warga setempat. Menurutnya, banjir bandang yang menerjang kali ini adalah fenomena alam yang kesekian kalinya menerjang desanya pasca benca 28 September lalu.

Data sementara yang diterima dari pihak BPBD Kabupaten Sigi, Senin (29/4), jumlah rumah terendam lumpur di desa Bangga sebanyak 500 Unit dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 551 orang atau 2259 jiwa. (Ardi)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 51
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru