oleh

Breaking News: Gempa Magnitudo 5,2 Goyang Gorontalo

Bagikan Artikel Ini

GORONTALO — Gempa menguncang kota gorontalo senin, (5/8) sekira pukul 01:08:25 WIB, menurut BMKG gempa itu berkekuatan 5,2 skala richter.

Gempa berlokasi pada -0.38 Lintang Selatan, 23.04 Bujur Timur atau pada 102 km Barat daya Bonebulango-Gorontalo, dengan kedalaman 37 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi ancaman gempa Sunda Megathrust yang mengintai Indonesia.

“Ancaman Sunda megathrust adalah sebuah ancaman riil bahwa itu sebuah ancaman nyata di sepanjang pantai barat Sumatera,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Rahmat Triyono, seperti dikutip dari Inilah.com, Sabtu (3/8/2019).

Rahmat menerangkan, gempa megathrust diprediksi berjarak 200-250 km di laut lepas. Tidak hanya di Selat Sunda, gempa itu juga diprediksi dapat merambat ke Laut Jawa, Bali, hingga sisi utara Papua.

“Dari pantai Sumatera mungkin jaraknya sekitar 200-250 km di laut lepas. Kemudian di Laut Jawa jaraknya juga sekitar sama dan menerus sampai ke Bali sampe ke arah timur, kemudian ada di sisi utara Papua, dan itu ada juga dari sumber tumbukan pasifik ya, yang tadi saya sebutkan di awal lempeng Eurasia dan Indo-Australia,” tuturnya.

Rahmat mengatakan gempa megathrust bisa saja menimbulkan potensi tsunami. Sampai saat ini gempa megathrust itu belum bisa diprediksi. Bahkaan belum ada teknologi apapun didunia yang dapat memprediksi kapan gempa akan terjadi.

Beredarnya kabar potensi gempa megathrustdi wilayah Selatan Jawa, diyakini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bukanlah kabar bohong atau hoax. Hal ini dijelaskan Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo saat meninjau korban bencana gempa Banten di Kecamatan Mandalawangi.

BACA JUGA  BI Catat Aliran Dana Asing Masuk Hingga Maret Rp59,9 T

“Potensi gempa di bagian selatan bukan hoax. Para peneliti, pakar dan para periset yang pernah menyampaikan potensi ini dua minggu lalu dan sempat ada kekhawatiran. Inilah yang kita hadapi sekarang, gempa bisa terjadi kapan saja,” jelas Doni.

[**]

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 100
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru