oleh

BMKG Belum Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Banten 7,4 SR

Bagikan Artikel Ini

BANTEN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG belum mencabut peringatan dini tsunami. Dalam aplikasi WRS – BMKG, tanda merah masih bertengger sebagai tanda bahaya.

Sebanyak 18 daerah berpotensi tsunami setelah gempa 7,4 SR mengguncang. Pusat gempa ada di sekitar banten. Daerah-daerah itu paling banyak di Banten, Lampung dan Bengkulu. Gempa Banten 7,4 SR terjadi pada, Jumat (2/4/2019) pukul 19.03 WIB. Gempa berpusat di 147 km Barat Daya Sumur, BANTEN). Gempa berada di kedalaman 10 km.

Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelandikutip dari inatews.bmkg.go.id:

• Pandeglang bagian selatan (Banten) – Siaga
• Pandeglang Pulau Panaitan (Banten) – Siaga
• Lampung-Barat Pesisir-Selatan (Lampung) – Siaga
• Pandeglang bagian Utara (Banten) – Waspada
• Lebak (Banten) – Waspada
• Tanggamus Pulau Tabuan (Lampung) – Waspada
• Sukabumi Ujung-Genteng (Jabar) – Waspada
• Tanggamus Bagian Timur (Lampung) – Waspada
• Lampung-Selatan Kep. Krakatau (Lampung) – Waspada
• Lampung-Selatan Kep. Legundi (Lampung) – Waspada
• Lampung-Barat Pesisir-Tengah (Lampung) – Waspada
• Lampung-Barat Pesisir-Utara (Lampung) – Waspada
• Bengkulu-Utara Pulau Enggano (Bengkulu) – Waspada
• Kaur (Bengkulu) – Waspada
• Lampung-Selatan Kep. Sebuku (Lampung) – Waspada
• Bengkulu-Selatan (Bengkulu) – Waspada
• Serang Bagian Barat (Banten) – Waspada
• Seluma (Bengkulu) – Waspada

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 97
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru