oleh

BBM Langka di Palu, Ini Kata Pertamina

Bagikan Artikel Ini

PALU – Beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palu, Sigi dan Donggala mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), sejak Rabu hingga Kamis (10/10).

Pantauan media ini, Kamis (10/10) sore, sejumlah SPBU di Kota Palu seperti SPBU Jalan Kartini, sepi dari aktivitas pengisian bahan bakar. Sedangkan SPBU Jalan Pramuka dan SPBU Jalan Towua ramai dengan antrian kendaraan roda empat, bahkan antrian jerigen.

Manager Comunication dan CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, Kamis (10/10), mengatakan, kekosongan tersebut disebabkan kapal tanker yang memuat BBM, belum merapat di Pelabuhan Donggala.

Ia mengatakan, kebetulan kapal tersebut dari Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara. Sedianya, kata dia, tidak ada kendala signifikan dari kapal tersebut.

“Kapal laik berlayar,” katanya.

Menurutnya, Kapal MT. Bumi Indonesia yang mengangkut BBM tersebut telah tiba di perairan Donggala, Selasa (08/10). Namun jadwal tersebut bersamaan dengan discharge MT. Alice sehingga kapal tidak bisa langsung sandar.

“Saat akan sandar, MT. Bumi Indonesia mengalami kerusakan mesin. Akibatnya proses bongkar muat mengalami penundaan hingga perbaikan selesai,” ujar Hatim.

Dia mengatakan, pukul 05.00 Wita, kapal telah berhasil merapat di Pelabuhan Donggala dan telah melakukan pengisian BBM ke tangki-tangki.

“Hari ini rencananya semua terdistribusikan,” ujarnya.

Adapun BBM yang didistribusikan adalah jenis Premium 2.700 KL, Biosolar 2.600 KL, Pertamax 2.200 KL.

“Totalnya 7.500 KL,” ujarnya.

Hatim menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dan panik akan terjadi kekosongan BBM dan pembelian BBM harus dalam jumlah sewajarnya di SPBU, sebab ia memastikan semua jenis BBM akan segera kembali tersedia dengan jumlah cukup di SPBU wilayah Donggala dan sekitarnya. (MAL)

Loading...
loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 113
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru