oleh

Bahas Lokasi Huntap, Bupati Sigi Kembali Temui Warga

SIGI – Bupati Mohamad Irwan kembali bersilaturahmi bersama masyarakat pengungsi Huntara Sangurara Desa Pombowe di lokasi eks. PT. Hasfarm Kecamatan Sigi Biromaru, Minggu (27/1/2019).

Silaturrahmi ini terkait lokasi Hunian Tetap (Huntap) pengungsi yang terdampak gempa bumi dan likuefaksi di eks HGU tersebut.

Dikesempatan ini Bupati Sigi sampaikan upaya pemerintah daerah dan provinsi Sulawesi Tengah untuk pembebasan lahan seluas sekira 900 Ha, termasuk lahan di lokasi eks PT. Hasfarm.

Untuk Pipa air, pemerintah daerah juga akan bekerjasama dengan organisasi Bina Desa agar kebutuhan air bersih dapat direalisasikan untuk kebutuhan masyarakat di Huntara tersebut.

Diakui Bupati, bahwa Pemda Sigi tidak miliki dana untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Namun, ada beberapa yayasan yang siap membantu untuk pembangunan tersebut.

“Seperti Yayasan Budha tzuchi, siap untuk pembangunan hunian tetap yang sudah masuk di data kabupaten Sigi,” ujarnya.

Pemulihan pasca bencana kata Bupati, tidak terlepas dari peran para NGO, LSM serta organisasi kemanusiaan yang terus mendukung dan bekerjasama dengan pemerintah untuk bersama-sama membantu masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada NGO, EVA, Bina Desa yang selama ini telah membantu pemerintah daerah kabupaten Sigi untuk bersama-sama bangkit kembali membangun kabupaten Sigi,” ucapnya.

“Kita berdoa agar hunian tetap ini akan segera terbangun. Dengan anggaran terbatas kita selalu berharap agar kabupaten Sigi dapat pulih kembali lagi. Mari bersama-sama melakukan pemulihan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur” tambahnya.

Dikesempatan itu juga Bupati sampaikan, pemda juga bersinergi untuk kawasan pertanian bersama rakyat. Sinergi Pemda dengan rakyat bekerja sama dalam Bentuk Reforma agraria yang harus dilakukan untuk meningkatkan membangun kesejahteraan ekonomi kerakyatan masyarakat.

BACA JUGA  Wabup Sigi Terima Penghargaan dari Menteri Sosial RI

“Kami berharap agar nantinya ada kawasan kecil untuk membangun pendidikan rakyat agar nantinya anak-anak mengetahui fungsi pemerintah daerah, pusat dan negara. Selain itu dapat membangun kapasitas dibidang pertanian sehingga konsep-konsep pertanian juga dapat berjalan,” katanya. (Awal)

loading...

Komentar