oleh

Arus Mudik, Korban Meninggal Dunia di Sulteng Meningkat

Bagikan Artikel Ini

PALU – Jumlah data sementara pengendara yang meninggal dunia selama mudik 2019, merangkak naik hingga 13 persen.

Data tersebut berdasarkan  kegiatan kinerja analisa dan evaluasi (Anev) jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sulteng, selama sembilan hari terhitung sejak dimulainya Operasi Ketupat Tinombala 2019, Rabu (29/5) yang lalu hingga Jum’at (7/6).

“Datanya ini sesuai anev kita selama sembilan hari, dan operasinya itu belum selesai,” Ujar Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Imam Setiawan, Ahad (9/6) di Kota Palu.

Berdasarkan data Dirlantas Polda Sulteng, tercatat jumlah lakalantas mengalami penurun signifikan tersisa 29 kasus, dibanding pada mudik tahun lalu hingga 43 kasus atau turun hingga 32 persen.

Adapun data korban yang meninggal dunia saat arus mudik 2019 sebanyak 13 jiwa, sedangkan pada mudik tahun 2018 hanya terdapat delapan jiwa atau naik 13 persen.

“Luka berat pada mudik 2019 ini ada 16 orang, sedangkan pada tahun sebelumnya itu ada 21 orang atau turun hingga 24 persen,” Ungkapnya.

Selanjutnya, tersisa 22 jiwa yang mengalami luka ringan pada mudik 2019, sedangkan pada mudik tahun sebelumnya terdapat 48 jiwa.

Sementara itu, Kombes Pol Imam juga menyebutkan, bahwa terdapat kenaikan dua persen pada kerugian materil dari sebelumnya sekitar Rp105 Juta menjadi Rp107 Juta. (Fld)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru