oleh

11 Tahun Usia Kabupaten Sigi, Upaya Pemkab Memulihkan Kondisi Daerah Pascabencana

Bagikan Artikel Ini

SIGI – Tanpa terasa Kabupaten Sigi berusia 11 tahun sejak lepas dari Kabupaten Donggala, pembangunan infrastruktur dan perbaikan ekonomi daerah terus di pacu, untuk lebih sejajar dengan kabupaten lain yang ada di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut semakin terasa sejak kepemimpinan defenitif pertama yang kemudian dilanjutkan  dengan kepemimpinan Bupati, Moh Irwan Lapatta dan Wakil Bupati Paulina.

Sejak kepemimpinan Moh Irwan dan Paulina yang telah berjalan hampir empat tahun ini, dengan visi yang dibawa yakni Kabupaten Sigi Maju dan Mandiri Berbasis Ekonomi Kerakyatan, terus menata dengan membangun sejumlah infrastruktur untuk kepentingan masyarakat.

Jembatan, jalan serta irigasi pertanian telah terbangun setiap tahunnya, bahkan pembangunan jalan Kalamanta yang merupakan inisiatif Pemkab Sigi menghubungkan Kabupaten Sigi dan Sulawesi Selatan, kini tengah dalam upaya pengerjaan.

Penegakan reformasi birokrasi dan tata pengelolaan pemerintahan yang baik, yang dijalankan Irwan dan Paulina, juga menjadi salah suatu penguatan dalam mendorong program-program yang dijalankan saat ini. Program tersebut juga dikuatkan dengan lahirnya program inovasi, Sigi Religi, Sigi Masagena dan Sigi Hijau untuk lebih menyelaraskan seluruh program yang ada hingga ke pelosok terpencil yang ada di Kabupaten Sigi.

Namun dalam perjalanannya, daerah ini harus diuji dengan peristiwa bencana alam 28 September 2018 lalu. Sigi menjadi salah daerah yang terdampak sangat luar biasa. Gempa bumi disusul likuifaksi telah merenggut korban yang cukup banyak. Belum lagi bangunan dan infrastruktur lainnya.

Namun kejadian tersebut tidak menjadikan Pemkab Sigi tinggal diam dalam menata kembali daerah yang sempat “compang camping” dilanda bencana.

Upaya perbaikan dan pemulihanpun terus dilakukan oleh Irwan bersama Paulina beserta perangkat-perangkatnya. Upaya itu terlihat begitu jelas di tengah keterbatasan dukungan dana APBD.

BACA JUGA  Terkait Likuifaksi, DLH Sigi Belum Bisa Berikan Informasi Kerusakan Lingkungan

Berbekal jaringan yang dimiliki Pemkab Sigi, maka proses pemulihan pascabencana juga sudah mulai nampak, walaupun setahap demi setahap, mulai dari masa tanggap darurat, pemulihan warga dengan pembangunan huntara sampai huntap, serta pemulihan ekonomi dan perbaikan infrastruktur yang rusak.

“Alhamdulillah kita secara bertahap berupaya melakukan perbaikan,” ungkap Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta, belum lama ini.

Langkah-langkah pemulihan ini, lanjut dia, tentunya akan terus berjalan hingga beberapa tahun ke depan, agar Kabupaten Sigi bangkit lebih baik lagi.

Bupati juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian bantuan dana maupun program dalam pemulihan.

“Kepada sejumlah NGO yang ada juga kami sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya yang selama ini telah berkontribusi atau terlibat langsung memberikan bantuan dalam pemulihan pascabencana di Kabupaten Sigi,” tutupnya. (HDY)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 147
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru