oleh

2 Jemaah Haji Sulteng Wafat di Tanah Suci

Bagikan Artikel Ini

PALU – Dua Jemaah haji asal Sulteng dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Makkah, Ahad (28/07) pagi. Keduanya, masing-masing Nurbia Binti Melek (61) asal Kota Palu dan Siti Sasma Husein  Camonjong  (89) asal Kabupaten Banggai Laut (Balut).

tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 08 Embarkasi Balikpapan (BPN). Sementara Siti Sasma Husein Lamonjong  (89) tergabung dalam Kloter 07 BPN.

Alhamarhumah Nurbia sendiri merupakan rombongan 5 reguler 19 asal Kelurahan Lere, Jalan Bantilan, Lorong II Nomor 32, Kecamatan Palu Barat. Almarhum memiliki nomor Paspor B2711546 dan  nomor porsi 2200027368.

Ketua Kloter 08 BPN, Hasyim Al Idrus dihubungi dari Palu, Ahad (28/07), mengatakan, sebelum wafat, almarhumah Nurbia tidak memperlihatkan tanda-tanda sakit. Sekitar pukul 23.00 Waktu Arab Saudi (WAS), almarhumah bahkan dalam keadaan sehat wal afiat bersama rombongan berangkat melakukan ibadah umroh dan sai. Semua dilaksanakan dengan baik tanpa ada keluhan apapun.

Sekembalinya di hotel, lanjut dia, Nurbia sempat pamit ke kamar mandi untuk buang air kecil.

“Ketika keluar dari kamar mandi, Nurbia berjalan di samping tempat tidur dan berpapasan dengan teman sekamarnya. Tiba-tiba dia pingsan dan sempat ditangkap temannya lalu dibaringkan di lantai dalam keadaan ngorok,” tutur Hasyim.

Saat dibaringkan, lanjut dia, kondisi mulut almarhumah  mencong ke kiri, kaki dan tangan kiri kaku dan sulit diluruskan.

“Lalu teman yang lain yang berada di kamar meminta pertolongan petugas Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dibantu TIM TGC memberikan pertolongan selama 40 menit. Tetapi nyawa Nurbia tidak tertolong. Hasil pemeriksaan medis, almarhumah wafat karena Cardiovascular (jantung),” jelasnya.

BACA JUGA  Resmi, Ermi Widyatno Kapolda Sulteng yang Baru

Ia mengatakan, almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya tepat pukul 06.45 WAS atau pukul 10.45 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan pihaknya langsung melaporkan hal tersebut kepada KKHI Mekkah, kemudian dimandikan dan dimakamkan.

Beberapa waktu kemudia, Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, H. Arifin, yang saat ini bertugas di Embarkasi BPN menyampaikan kabar duka selanjutnya. Kabar duka tersebut berasal dari petugas Siskohat Kloter 07 BPN yang saat ini di Makkah atas meninggalnya Sitti Salma Husein Lamonjong yang tergabung dalam Kloter 07 BPN.

“Almarhumah adalah warga Kelurahan Tano Bonunungan, Banggai Laut (Balut). Siti Sasma adalah jemaah dengan nomor porsi 2200046063, nomor paspor C3607901. Almarahumah wafat Pukul 06.00 WITA karena mengalami respiratory (inpeksi saluran pernafasan),” singkat Arifin.

Saat ini, sebanyak 382 kloter dengan total 156.146 jemaah haji Indonesia yang sudah diberangkatkan ke Tanah Suci. Hal itu merujuk data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama hingga Sabtu, 27 Juli 2019, pukul 19.00 WAS.

Jumlah ini merupakan bagian 529 kloter, termasuk tambahan kuota 10 ribu jemaah. Artinya, sudah 70 persen lebih jemaah haji Indonesia yang berada di Arab Saudi.

Selain dua jemaah dari Sulteng, hingga hari ke-22 operasional haji, sudah terdapat 24 jemaah haji yang wafat, baik di Mekah maupun Madinah. (YMN)

loading...

Bagikan Artikel Ini
  • 579
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terbaru