Biaya Tes COVID-19 GeNose UGM Rp15-25 Ribu, Seberapa Akurat?

Bagikan Artikel Ini

JAKARTA – Alat pendeteksi COVID-19 buatan tim riset Universitas Gadjah Mada atau GeNose UGM telah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan. Perangkat ini mampu mendeteksi virus corona melalui hembusan napas.

Biaya tes GeNose cukup terjangkau hanya sekitar Rp15-25 ribu. Keunggulan lainnya adalah GeNose disebut mampu mendeteksi virus COVID-19 dalam tubuh manusia melalui hembusan nafas dalam waktu kurang lebih 2 menit.

Dalam waktu yang singkat itu, hasil tes bisa terungkap apakah spesimen positif atau negatif COVID-19.

“Biaya tes dengan GeNose C19 cukup murah hanya sekitar Rp15-25 ribu. Hasil tes juga sangat cepat yakni sekitar 2 menit serta tidak memerlukan reagen atau bahan kimia lainnya,” tutur Ketua Tim Pengembang GeNose Kuwat Triyana melalui keterangan resmi dari UGM, Sabtu, 26 Desember 2020.

Biaya tes tersebut tentunya lebih rendah dibandingkan rapid test antibodi, rapid test antigen dan uji swab. Selain itu, pengambilan sampel tes melalui hembusan napas disebut akan lebih nyaman dibandingkan usap atau swab.

Mengenai tingkat akurasinya, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro belum lama ini mengungkapkan bahwa uji coba tahap pertama di rumah sakit, tes COVID-19 GeNose menunjukkan tingkat akurasi 97 persen.

“Ini adalah suatu inovasi yang luar biasa karena bisa mendeteksi virus COVID-19 secara akurat, di dalam uji validasi tahap pertama di suatu RS di Jogja akurasinya mencapai 97 persen dibandingkan PCR test,” ujar Bambang dalam konferensi pers virtual tentang Pengembangan Vaksin, Terapi dan Inovasi COVID-19.

Diharapkan inovasi GeNose bisa segera dimanfaatkan dalam membantu penanganan COVID-19.

loading...

Bagikan Artikel Ini

Komentar

Masih Hangat